Kapolda Sumsel Buka Rakernis SDM 2026, Perkuat SDM Polri Presisi Berintegritas
PALEMBANG – Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM) Polri yang unggul, adaptif, dan berintegritas melalui Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Fungsi SDM Tahun Anggaran 2026. Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., ini menjadi langkah strategis dalam mendukung implementasi Program Presisi Polri sekaligus memperkuat agenda prioritas pemerintah di bidang pembangunan aparatur negara yang profesional dan berorientasi pada pelayanan publik.
Rakernis SDM Tahun Anggaran 2026 digelar di Hotel The Zuri Palembang, Kamis (23/7/2026), dan dihadiri Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., Irwasda Polda Sumsel, para Pejabat Utama Polda Sumsel, serta diikuti 231 peserta yang terdiri dari personel Biro SDM, Kasubbagrenmin satuan kerja, operator, Wakapolres, Kabag SDM jajaran, baik secara langsung maupun virtual. Hadir pula mitra strategis dari unsur pemerintah daerah, BUMN, akademisi, dan tokoh masyarakat.
Mengusung tema "Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, dan Kerja Ikhlas dalam Mewujudkan SDM Polda Sumatera Selatan yang Unggul dan Polri Presisi Guna Mendukung RKP 2026 yang Aman dan Sukses", Rakernis menjadi forum strategis untuk memperkuat kualitas pembinaan SDM Polri agar mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks di era digital.
Dalam arahannya, Kapolda Sumsel menegaskan bahwa transformasi Polri tidak hanya ditentukan oleh penguasaan teknologi, tetapi juga harus dibangun di atas fondasi integritas dan etika yang kuat.
"Perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence, harus diikuti dengan peningkatan kompetensi dan etika. Tanpa etika, secanggih apa pun teknologi yang digunakan tidak akan memberikan manfaat, bahkan dapat menjadi kemudaratan," tegas Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho.
Kapolda juga menekankan bahwa fungsi SDM memiliki peran vital dalam mengawal seluruh siklus pembinaan personel, mulai dari proses rekrutmen, pendidikan, pengembangan karier, peningkatan kompetensi, hingga masa purnatugas.
"Keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya program yang disusun, tetapi dari seberapa besar perubahan positif yang dirasakan personel sehingga berdampak langsung terhadap meningkatnya kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Polda Sumsel juga memberikan piagam penghargaan kepada sejumlah mitra strategis yang selama ini berkontribusi mendukung pelaksanaan tugas kepolisian, di antaranya pemerintah daerah, PT PLN, PT Telkom Indonesia, Universitas Bina Darma, serta sejumlah tokoh masyarakat.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, S.I.K., M.H., mengatakan Rakernis SDM menjadi momentum penting untuk memperkuat transformasi budaya kerja Polri yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
"Biro SDM bukan sekadar mengelola administrasi personel, tetapi menjadi pusat pembentukan karakter, kompetensi, dan integritas anggota Polri. Sesuai arahan Bapak Kapolda, setiap personel harus memiliki kemampuan profesional yang didukung etika yang kuat sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ungkapnya.
Ia menambahkan, seluruh jajaran Polda Sumsel berkomitmen menjadikan hasil Rakernis SDM Tahun Anggaran 2026 sebagai pedoman dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri, sejalan dengan semangat yang terus digaungkan Kapolda Sumsel, "Sudahkah Anda Berbuat Baik Hari Ini?"
Melalui Rakernis SDM Tahun Anggaran 2026, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus membangun SDM Polri yang unggul, adaptif, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan perkembangan teknologi, sehingga mampu memberikan pelayanan yang profesional, humanis, dan Presisi kepada masyarakat serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban yang aman, damai, dan kondusif di Sumatera Selatan.

Komentar
Posting Komentar