IKADI PALI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib, Perkuat Kualitas Dakwah dan Pengabdian kepada Umat

 IKADI PALI Gelar Pelatihan 10.000 Khatib, Perkuat Kualitas Dakwah dan Pengabdian kepada Umat



PALI – Meningkatkan kualitas dakwah tidak cukup hanya dengan penguasaan ilmu agama, tetapi juga membutuhkan kemampuan komunikasi, kedalaman spiritual, serta pemahaman terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat. Berangkat dari semangat tersebut, Ikatan Dai Indonesia (IKADI) Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, menggelar Pelatihan Khatib sebagai bagian dari program nasional Pelatihan 10.000 Khatib IKADI.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, pukul 08.00 hingga 12.00 WIB, di SMP IT Ar-Rahman, Betung Barat, Kabupaten PALI, ini menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas para khatib agar mampu menyampaikan khutbah yang berbobot, komunikatif, dan menyentuh kehidupan umat.

Pelatihan tersebut tidak hanya diarahkan pada penguatan penguasaan materi keagamaan, tetapi juga pada teknik penyampaian khutbah dan pembinaan rohaniah. Dengan demikian, para khatib diharapkan mampu menjalankan perannya bukan sekadar sebagai penyampai pesan keagamaan, melainkan juga sebagai pembimbing umat yang memberikan pencerahan dan keteladanan di tengah masyarakat.

Ketua IKADI PALI, Ustaz Abdul Karim, S.Pd., mengatakan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam meningkatkan kompetensi para khatib sekaligus memperkenalkan IKADI kepada masyarakat luas.

“Pelaksanaan Pelatihan 10.000 Khatib se-Indonesia memiliki tujuan utama untuk meningkatkan kapasitas para khatib. Selain itu, kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkenalkan Ikatan Dai Indonesia (IKADI) kepada umat Islam agar program-program kerjanya semakin dikenal luas oleh masyarakat,” ujar Abdul Karim.

Menurutnya, keberadaan IKADI di Kabupaten PALI diharapkan semakin dirasakan manfaatnya melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Baginya, dakwah tidak semestinya berhenti di mimbar masjid. Lebih dari itu, dakwah harus mampu menghadirkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, memperkuat kepedulian sosial, serta mendorong tumbuhnya kemandirian dan kesejahteraan umat.

Sebagai bentuk kesinambungan gerakan dakwah, IKADI PALI juga menyiapkan sejumlah program lanjutan. Di antaranya kegiatan tarhib Ramadan dan pengajian khusus untuk menyambut bulan suci Ramadan.

Selain memperkuat pembinaan keagamaan, IKADI PALI berencana menyusun program kerja yang menjangkau sektor sosial dan ekonomi umat. Langkah ini diharapkan dapat memperluas peran organisasi sehingga kehadirannya tidak hanya dirasakan dalam kegiatan dakwah, tetapi juga melalui kontribusi nyata bagi kehidupan masyarakat.

“Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, kami berencana mengadakan kegiatan tarhib Ramadan serta pengajian khusus. Ke depannya, rangkaian program kerja yang dapat menyentuh langsung sektor ekonomi umat dan masyarakat juga akan segera disusun,” ungkap Abdul Karim.

Rencana tersebut menunjukkan bahwa penguatan dakwah perlu berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap persoalan sosial dan kebutuhan ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Dewan Pembina IKADI PALI, Ustaz Edi Iklan Jaya, M.Pd., menegaskan pentingnya pelatihan sebagai sarana membentuk khatib yang mumpuni, baik dalam penguasaan materi, teknik penyampaian, maupun kedalaman keilmuan dan penguatan rohani.

Menurut Edi, seorang khatib dituntut memiliki kesiapan ilmu dan kemampuan menyampaikan pesan agama secara tepat agar khutbah yang disampaikan dapat dipahami, diterima, dan memberikan dampak positif bagi jamaah.

“Kegiatan ini bertujuan untuk mencetak peserta serta khatib yang mumpuni dan berkualitas dalam hal penguasaan materi, teknik penyampaian, dan bidang keilmuan, termasuk memperkuat aspek rohaniah,” kata Edi.

Ia berharap pelatihan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan jangkauan peserta yang lebih luas, dukungan fasilitas yang memadai, serta keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah.

Edi juga menegaskan bahwa IKADI PALI berkomitmen memperluas kontribusi organisasi dalam berbagai bidang, khususnya sosial dan kemasyarakatan, tanpa meninggalkan peran utamanya dalam pengembangan keilmuan dan keagamaan.

“IKADI PALI bersama IKADI membangun PALI. Kami berkomitmen memperluas cakupan pergerakan ke berbagai bidang, seperti sosial dan kemasyarakatan, sehingga tidak hanya berfokus pada keilmuan dan keagamaan saja,” tuturnya.

Pelatihan Khatib IKADI PALI menjadi bagian dari upaya membangun dakwah yang lebih berkualitas, terarah, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui peningkatan kompetensi para khatib, IKADI berharap pesan-pesan keagamaan dapat disampaikan secara lebih efektif sekaligus mendorong tumbuhnya kehidupan umat yang religius, harmonis, dan peduli terhadap sesama.

Ke depan, keberhasilan program ini diharapkan tidak hanya diukur dari bertambahnya jumlah khatib yang mengikuti pelatihan, tetapi juga dari meningkatnya kualitas khutbah dan kontribusi nyata para dai dalam kehidupan sosial masyarakat.

Sebab, dakwah yang kuat bukan semata-mata terdengar lantang dari mimbar, melainkan juga terasa manfaatnya dalam kehidupan umat.

Dengan semangat tersebut, IKADI PALI berupaya menjadikan dakwah sebagai kekuatan pembinaan spiritual sekaligus penggerak kepedulian sosial dan pemberdayaan masyarakat demi kemajuan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir.

Popular

Dua Terduga Pencurian Brondolan Sawit Diamankan Polisi di PALI, 8 Karung Jadi Barang Bukti

Polisi Tangkap 3 Pria dan Sita 1,21 Gram Sabu

Polres dan Satpol-PP PALI di Desak Tindak Pelaku Penganiayaan Hansip Sukarami

Breaking News: Tukang Parkir di Simpang 5 Diamankan Polres PALI

Polisi Tangkap Terduga Pencuri Sawit di PALI, 3 Pelaku Lain Diburu

DIDUGA DISIRAM AIR KERAS DAN DITEBAS SENJATA TAJAM, NUNGCIK LAPORKAN PELAKU KE POLRES PALI

Pemkab PALI jelaskan kendala pencairan dana akibat gangguan SIPD nasional

LSM-PMP Laporkan Dugaan Penyimpangan Bangunan PAM Talang Kerangan ke Kejari PALI, Desak APH Lakukan Pemeriksaan

Linmas Sukarami Dianiaya Saat Bertugas, Keluarga Minta Polres PALI Bertindak

Kurang dari 24 Jam, Satreskrim Polres PALI Ringkus Terduga Pelaku Penikaman Maut